
Salah satu pemateri, Rifki Agung dari Real Masjid, Yogyakarta, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Makassar melalui Kesra dalam menggelar pelatihan ini.
“Masya Allah, jarang sekali pemerintah kota memberikan perhatian yang serius terhadap masjid-masjid di sekitarnya, terutama dalam hal memfasilitasi remaja untuk mendapatkan ilmu yang berguna bagi keimanan dan kehidupan mereka di Kota Makassar,” jelasnya.
Agung menyakini, melalui pelatihan ini dapat menciptakan program-program yang bermanfaat untuk memperkuat keimanan ummat di Kota Makassar.
Pendapat positif juga disampaikan oleh salah seorang peserta, Andi Afsarina dari Remaja Masjid Ar-Rahman Tamangapa. Ia mengungkapkan dirinya termotivasi untuk aktif mengembangkan program kerja yang kreatif di masjidnya, dengan tujuan membuat masjid lebih menarik.
“Saya termotivasi untuk membuat masjid lebih menarik bagi para generasi muda dan mempersatukan dalam aktivitas yang positif. Pelatihan ini memberikan kami wawasan dalam mengelola kegiatan masjid dengan cara yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.





