
Kegiatan MWT tersebut selain membahas mengenai penanganan keadaan darurat, dilakukan juga evaluasi kinerja serta strategi optimalisasi, Mia Krishna Anggraini mengapresiasi kepada tim operasional di FT Kendari, FT Luwuk, FT Banggai serta pekerja di kantor Regional Sulawesi Jalan Garuda Makassar, yang selalu siaga dan bertanggung jawab memastikan kesiapan operasi di lokasi dan terus memastikan kelancaran operasional penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.
Secara umum, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memiliki 17 Terminal BBM, 4 Terminal LPG, 7 Aviation Fuel Terminal dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat Sulawesi, sehingga dalam menjalankan operasionalnya menjadi fokus utama yang berlandaskan aspek HSSE sehingga distribusi aman dan lancar.
Dalam kunjungan terakhirnya di kantor Regional Sulawesi, Mia Krishna Anggraini melakukan diskusi interaktif antara perwira dan manajemen yang dilakukan secara hybrid. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antar tim, serta membahas strategi pengembangan SDM yang lebih baik di masa depan.
“Diskusi ini adalah kesempatan bagi kami untuk berdialog langsung dengan para perwira, mendengar aspirasi mereka, dan bersama-sama mencari solusi untuk tantangan yang ada. Perwira adalah bagian terpenting dari upaya Perusahaan mencapai aspirasi dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan,” tutup Mia.





