
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR – Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman tersebut melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini yang mendasari kolaborasi Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mendukung pengembangan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui implementasi tridarma perguruan tinggi.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai sistem jaminan sosial kesehatan nasional. Sinergi tersebut mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan literasi JKN sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D. (Eng.), HSE-Cert., menjelaskan Unhas senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memperluas dampak tridarma perguruan tinggi.
“Kami memiliki sejarah kolaborasi yang panjang dengan BPJS Kesehatan. Ini bukan sesuatu yang baru. Orientasi perguruan tinggi saat ini telah berkembang melampaui pelaksanaan tridarma dalam pengertian konvensional. Kampus dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Prof. Suharman.





