
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR,- Kepala Perwakilan OJK Provinsi Sulselbar -Darwisman menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan II /2024 ini masih berada dibawah pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat di triwulan II /2024 sebesar 5,05%. Namun dirinya melihat tren nya semakin membaik.
“ jika dilihat trennya terus naik ,dari q1 , q2, harapannya nanti bisa menyamai nasional “, Ujar Darwisman saat Jurnalis Update di Makassar, Kamis (15/8 )
OJK Sulselbar juga melansir performa Perbankan Sulawesi Selatan yang mengalami pertumbuhan positif secara year on year baik dari sisi Aset, DPK dan Kredit.
Sampai dengan Juni 2024, penghimpunan DPK tercatat Rp 131,52 triliun atau tumbuh 7,84 % .DPK masih di dominasi oleh tabungan sebesar Rp 77,12 triliun atau 58,64% . Di susul Depositi dan Giro yang masing masing sebesar Rp33,69 triliun dan Rp 20,70 triliun
OJK juga mencatat tingkat resiko Perbankan di Sulawesi Selatan masih tetap terjaga di posisi 3,04 % . Hal itu masih berada dibawah ambang batas ( treshold ) sebesar 5%.
“ kondisi perbankan saat ini sudah memiliki daya tahan yang kuat, meski OJK telah mencabut kebijakan stimulus kredit perbankan tapi hal itu tidak berdampak pada kinerja debitur”, kata Darwisman
Sementara tren inflasi Sulsel pada triwulan II juga bergerak positif,dimana sebelumnya pada triwulan I masih terjadi inflasi.
Pemicunya dari pertanian yang menjadi penyumbang deflasi secara year to date (ytd) pada posisi juli 2024 sebesar 0,65 %**(Ima)





