
“Termasuk kurikulum yang justru membuat orang menjadi seperti robot, tapi sesungguhnya yang diciptakan adalah anak-anak Indonesia yang unggul, hidup secara berpikir, hidup secara kehidupan, dan hidup secara keilmuan,” tuturnya.
Ia menyebut bahwa pendidikan bukan hanya bergantung pada sebuah kurikulum, akan tetapi pendidikan itu adalah pendidikan sejarah, yaitu pendidikan dari masa lalu yang punya banyak nilai.
Danny Pomanto mencontohkan ingredients atau bahan-bahan dari sebuah masakan merupakan sebuah ilmu yang luar biasa. Pendidikan adalah ilmu, dan sekolah salah satu wadah atau tempat untuk menimba ilmu. Sehingga keberadaan dari forum pendidikan menjadi sangat strategis.
Untuk itu, dalam sambutannya ia menceritakan bagaimana konsep sombere yang telah terapkan dalam kepemimpinannya mampu membawa Kota Makassar dilirik di skala Internasional. Padahal sombere’ menjadi sesuatu hal yang tidak pernah orang pikirkan.
“Makanya kenapa Makassar menjadi posisioning di smart xity dunia itu karena konsep-konsep ini. Belum konsep-konsep lain lagi yang kita gali yaitu lokal wisdom,” ujarnya.
“Forum pendidikan ini bukan hanya sekadar berkumpulnya pendidik, tapi kembali ke filosofi pendidikan itu sendiri. Ilmu yang tertulis adalah pengetahuan,” tutup Danny Pomanto





