BusinessNews

OJK Catat Kinerja Perbankan Sulampua Tumbuh Positif

Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit paling banyak disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi sebesar 23,76 persen mencapai 38,38 triliun. Dengan  Loan to Deposit Ratio (LDR) 124,58 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level aman 3,02 persen.

Sementara itu realisasi kredit UMKM di Sulsel tumbuh sebesar 6,56 persen (yoy) menjadi Rp60,92 triliun dengan share sebesar 38,46 persen dari total kredit yang disalurkan Bank Umum di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Tiga Sekolah di PPU Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2024

Sejalan dengan kinerja di wilayah Sulampua, perkembangan sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan juga turut menunjukkan kinerja yang baik.

Pada sektor pasar modal, terdapat pertumbuhan Single Investor Identification (SID) yang signifikan di wilayah Sulampua pada posisi Juni 2024 yaitu sebesar 39,69 persen (yoy) atau mencapai 883.690 SID. Instrumen investasi masih didominasi oleh Reksadana dengan porsi dan pertumbuhan tertinggi.

Perkembangan industri keuangan non-bank (IKNB) di wilayah Sulampua juga turut menunjukkan pertumbuhan pada posisi Juni 2024 (yoy).  Hal ini tercermin dari total piutang perusahaan pembiayaan yang tumbuh sebesar 12,18 persen menjadi 42,01 triliun, total pembiayaan modal ventura tumbuh sebesar 3,45 persen menjadi Rp688 miliar, pembiayaan yang disalurkan pergadaian tumbuh sebesar 35,05 persen menjadi 17,48 triliun dan total outstanding pinjaman fintech peer to peer lending yang tumbuh sebesar 61,92 persen menjadi Rp3,97 triliun dengan tingkat wanprestasi yang terjaga yaitu sebesar 1,72 persen. (*)

BACA JUGA  Munafri: Poltekpar Harus Ambil Peran Majukan Kota

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button