
Kehadiran tujuh panelis dengan latar belakang keahlian yang beragam diharapkan dapat memperkaya diskusi dan memberikan perspektif mendalam mengenai berbagai topik penting tersebut.
Berikut ini adalah para panelis yang akan terlibat dalam debat:
- Prof. Dr. Ir. Khusnul Yaqin, M.Sc., Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Hasanuddin.
- Dr. Syarifa Raehana, S. Ag., M. Ag., akademisi Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia sekali
- gus aktivis Perempuan.
- Dr. Mohammad Arif, S.H., M.H., Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia.
- Lusia Palulungan, S.H., M.Hum., aktivis perempuan dan pegiat sosial dari Yayasan BAKTI.
- Abdul Karim, pegiat demokrasi dan kolumnis di Tribun Timur.
- Andi Nonong Sunrawali, SE., M.Si., akademisi dari Yayasan An Nahl Al Aqsha.
- Nur Syarif Ramadhan, S.Pd., aktivis disabilitas, Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK), yang juga memimpin Forum Masyarakat Pemantau Indonesia Inklusif Disabilitas (FORMASI Disabilitas.
Para panelis ini diharapkan dapat menggali dan menguji komitmen kandidat terhadap visi pembangunan kota yang lebih manusiawi dan berperadaban.





