
Selain itu, olahan pangan seperti ayam nugget, telur, serta sayur-mayur seperti cabai, tomat, dan jagung juga tersedia. Antusiasme warga terhadap kegiatan ini terlihat dari habisnya stok bahan pangan yang disediakan.
“Tadi itu komoditi yang dari Bulog Alhamdulillah habis semua yakni beras sekitar 1,5 ton, Minyak Kita sekitar 20 dos, gula dan terigu juga,” tambahnya.
Tidak hanya melibatkan distributor besar, kegiatan ini juga membuka ruang bagi kelompok wanita tani yang berada di lorong-lorong wisata.
Mereka turut berpartisipasi dengan menjual hasil olahan pangan yang mereka produksi. Hal ini menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Kita libatkan juga kelompok wanita tani yang ada dalam lorong wisata. Mereka berpartisipasi dalam menjual hasil olahan pangan dari kelompok wanita tani yang ada di Kota Makassar,” jelas Alamsyah.
Sementara itu, Ketua Pokja 3 TP PKK Kota Makassar, Evi Mappangara mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan TP PKK Makassar.





