
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR, – Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Arif Fakrulloh berharap kalangan perbankan bisa memberikan kemudahan akses keuangan bagi para petani dan nelayan di Sulawesi Selatan.
Hal itu di sampaikan Prof Zudan dalam sambutannya pada kegiatan TPAKD Summit 2024 ,Senin ,16 Desember 2024 di ruang pola kantor Gubernur Sulsel .
Kemudahan tersebut dengan tetap memperhatikan manajemen resiko untuk menjaga Non Performing Loan- NPL.
“Saya titip yaa perbankan beri kemudahan bagi kalangan UMKM, petani dan nelayan, akses itu akan terbuka dengan niat memberi kemudahan”, ujar Prof Zudan.
Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) juga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui perluasan akses keuangan yang inklusif.
Untuk itu , telah diluncurkan Program Hapus Ikatan renteNir dI sulaweSI (PHINSI) dengan menggandengsejumlah perbankan seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI dan PT BPD Sulselbar dengan mensingkronisasikan produk baru maupun eksisting yang berbiaya rendah, proses pencairan cepat, maupun keduanya.
Dari data OJK sampai dengan 6 desember 2024 penyaluran KUR di Sulawesi Selatan terbesar berada pada sektor pertanian sebesar Rp6,94 triliun dengan share 45,62% . Penyaluran KUR di Sulawesi Selatan telah tersalurkan sebesar Rp16,12 triliun kepada 297.650 debitur.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan OJK Sulselbar – Darwisman saat rapat TPAKD Summit 2024, Senin pagi ( 16/12/2024).

Sementara kredit UMKM pada periode Oktober 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,41% dengan rasio NPL 4,63%. Pangsa kredit UMKM mencapai 38,41% dari total kredit dengan jumlah debitur 913.080 rekening. Penyaluran kredit tersebut baru menjangkau 50% dari jumlah UMKM di Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 1.801.842 UMKM
“Kami akan lakukan eskalasi , pendalaman , pertajam program program unggulan kedepan sebagai bentuk komitmen dalam perekonomian di daerah, salah satunya peningkatan pendapatan petani dan coverage kredit nya,” kata Darwisman di sela sela TPAKD Summit 2024.
Pada kegiatan TPAKD Summit 2024, sejumlah daerah mendapatkan penghargaan sebagai Pelaksana Literasi dan Inklusi Keuangan Terbaik Tahun 2024 dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan untuk kategori implementasi program “Layarku yakni Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Selain itu untuk kategori implementasi program TPAKD Pengembangan Ekonomi Daerah yakni Kabupaten Bone, Pangkep , Pinrang, Kabupaten Maros.
Kegiatan TPAKD Summit, merupakan agenda tahunan yang sekaligus dapat menjadi momen untuk memberikan diseminasi informasi terkait program TPAKD salah satunya untuk meningkatkan literasi dan akses keuangan kepada masyarakat.
Kegiatan dengan tema “Bangun Sinergi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Masyarakat Sejahtera”, dihadiri Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, para bupati/walikota se-Sulawesi Selatan, pimpinan industri keuangan, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Bank Indonesia.
(*)





