BusinessNewsRegionalRegionalSulawesi

Kemenkeu Sulsel Paparkan Kinerja APBN 2024: Inflasi Terkendali, Ekspor Unggulan Terjaga

Dari sisi penerimaan, pajak menyumbang Rp13,80 triliun atau 100,29% dari target. Penerimaan ini didukung sektor perdagangan, jasa keuangan, dan industri pengolahan.

Namun, penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mengalami kontraksi akibat perlambatan di sektor pertambangan dan transportasi.

Sementara itu, penerimaan bea dan cukai mencapai Rp490,82 miliar atau 101,94% dari target, didorong oleh peningkatan ekspor kakao dan impor berbayar.

Penyaluran Dana dan Dukungan UMKM
Dana transfer ke daerah mencapai Rp29,71 triliun atau 93,01% dari pagu, sebagian besar digunakan untuk Dana Desa dan Dana Alokasi Umum.

BACA JUGA  Tim Sepakbola Dispora Kaltim Uji Kesiapan Hadapi Pra Popnas 2024 dengan Sparing Bersama Borneo FC

Di sisi lain, dukungan bagi usaha kecil terus diperkuat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp16,78 triliun dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp322,98 miliar.

Pengawasan dan Perlindungan Ekonomi
Pengawasan bea dan cukai di Sulsel mencatat hasil signifikan. Hingga akhir 2024, lebih dari 19 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan dengan nilai barang mencapai Rp28,28 miliar.

Selain itu, penindakan terhadap narkotika meningkat dengan 96 kasus yang ditangani sepanjang tahun.

BACA JUGA  Dispora Kaltim Edukasi Atlet Tentang Manajemen Keuangan Setelah PON XXI

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button