
“Kami ingin memastikan bahwa TPS 3R ini benar-benar menjadi pusat pengelolaan sampah yang efektif. Dengan adanya bank sampah induk di sini, masyarakat bisa melihat langsung manfaat dari pengelolaan sampah yang baik,” tambahnya.
Di samping itu, Kecamatan Biringkanaya dipilih sebagai lokasi aksi karena memiliki volume sampah yang cukup besar akibat jumlah penduduknya yang tinggi.
Dengan adanya TPS 3R dan Bank Sampah, diharapkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mendaur ulang sampah semakin meningkat.
Aksi bersih-bersih ini juga melibatkan masyarakat setempat, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.
Mereka bahu-membahu membersihkan kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Untia, menggunakan alat kebersihan seperti sapu, pemangkas rumput, dan kantong sampah.
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.00 WITA sampai selesai, dengan empat truk sampah dikerahkan untuk mengangkut sampah yang telah dikumpulkan.
Selain itu, rumput liar yang tumbuh di sekitar TPS 3R juga dipangkas agar lingkungan terlihat lebih rapi dan bersih.
Plt Kabid Wilayah 2 Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku Arniana Alwi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang mengajak seluruh provinsi, kabupaten, dan kota untuk ikut serta dalam aksi peduli lingkungan.





