
Ia menjelaskan bahwa banyak warga yang masih beranggapan bahwa kesehatan hanya berkaitan dengan pengobatan penyakit, padahal kesehatan seharusnya dimulai dengan promosi kesehatan dan tindakan preventif.
“Kesehatan itu harus dimulai dari promosi terlebih dahulu, baru setelah itu kita melakukan tindakn preventif,” katanya.
Melalui reses yang dilakukannya, dr. Fachrizal menemukan bahwa dinas kesehatan Kota Makassar perlu lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit.
Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun program kesehatan sudah ada di puskesmas atau klinik, namun masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui tentang layanan tersebut.
Banyak dari mereka yang menganggap bahwa pemeriksaan kesehatan hanya bisa dilakukan di rumah sakit atau merasa bahwa puskesmas memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan pelayanan.
Menurut dr. Fachrizal, masalah utama yang perlu segera diatasi adalah kurangnya sosialisasi dan promosi mengenai layanan kesehatan yang ada di puskesmas.
“Program-program yang ada di puskesmas atau klinik-klinik yang ada di Kota Makassar semestinya bisa dipromosikan ke masyarakat agar mereka tahu bahwa ada program-program tersebut,” tambahnya.





