
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, A. Odhika Cakra Satriawan, berbicara tentang pentingnya mendukung perkembangan industri e-sport, terutama di Kota Makassar.
Odhika mengungkapkan pengalamannya di dunia e-sport yang dimulai sekitar sepuluh tahun yang lalu.
Ia memiliki tim e-sport dan sejak awal berusaha memikirkan bagaimana industri ini dapat berkembang di Indonesia, mengingat di luar negeri e-sport sudah menjadi industri yang sangat maju.
“Industri e-sport di luar negeri sudah sangat berkembang, baik dari segi pendapatan maupun regulasi yang mendukung,” ujar Odhika saat menjadi narasumber pada program Parlemen Update di channel Solusimedia.id_Official.
Di Indonesia, menurutnya, ada perkembangan yang sangat baik dengan hadirnya IESPA (Indonesia eSports Association) dan PBESI (Pengurus Besar eSports Indonesia), yang telah aktif selama tiga tahun terakhir.
Meski saat ini ia sudah tidak aktif di dunia e-sport, Odhika berkomitmen untuk memperjuangkan perkembangan e-sport di Makassar.
Sebagai anggota DPRD yang juga memiliki tanggung jawab di Komisi D, yang salah satu mitranya adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Odhika berencana untuk mendorong Dispora agar lebih sering mengadakan turnamen dan kegiatan untuk anak muda Makassar.
Tujuannya adalah untuk memberikan mereka wadah yang lebih positif dalam menyalurkan minat di e-sport, yang bukan hanya sebatas bermain di warung kopi atau rumah.
“E-sport sudah menjadi cabang olahraga yang diakui, bahkan masuk dalam PON dan SEA Games. Potensinya sangat besar, terutama bagi anak muda, karena mereka dapat menjalin hubungan sosial dan jaringan pertemanan yang lebih luas,” ungkapnya.
Odhika juga menyoroti pentingnya regulasi yang jelas untuk e-sport di Indonesia. Menurutnya, meski e-sport sudah berkembang, masih ada kendala terkait dengan pengaturan yang jelas seperti yang ada pada olahraga tradisional.
Ia menekankan bahwa perlu ada payung hukum yang menjamin kesejahteraan para pemain e-sport, seperti pengaturan mengenai gaji dan hak-hak pemain.
“Kita perlu regulasi yang dapat memberikan jaminan untuk pemain e-sport, agar mereka bisa lebih serius dalam berkarir di bidang ini. Kalau sepak bola sudah ada PSSI, kita berharap e-sport juga punya regulasi yang jelas,” harapnya.
Selain itu, Odhika melihat bahwa e-sport dapat memberikan manfaat besar bagi industri teknologi, karena semakin berkembangnya era digital.
Ia juga percaya e-sport memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memajukan ekonomi daerah.
“Pasar e-sport di dunia masih sangat besar, dan potensi itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah, termasuk Makassar,” kata Odhika.
Terakhir, Odhika berharap agar Kota Makassar dapat menjadi pelopor dalam mengadakan turnamen e-sport secara rutin.
Ia juga bercita-cita untuk menciptakan ajang turnamen e-sport berskala nasional, yang dapat melibatkan perwakilan dari setiap provinsi.
“Saya sebenarnya pengen turnamen e-sport ini semacam ‘Indonesia Cup’ begitulah jadi setiap provinsi punya perwakilan masing masing dan nanti dipertandingkan di siaran nasional.,” tutupnya.
Dengan komitmen dan visi yang jelas, A. Odhika Cakra Satriawan berharap generasi muda Makassar dapat memanfaatkan potensi e-sport untuk berkembang, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai karir yang menjanjikan.
Selengkapnya saksikan Parlemen Update di Youtube Channel Solusimedia.id https://youtu.be/llHTfsf4o8Y
(*)





