
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera mengatasi defisit armada pengelolaan sampah dan membenahi kinerja Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) melalui optimalisasi anggaran dan pengadaan peralatan yang memadai.
Permintaan ini didasarkan pada aspirasi mayoritas warga yang diserap selama masa reses, di mana layanan publik mendasar tersebut dinilai masih jauh dari kata efisien.
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, H. Saiful, menyampaikan bahwa keluhan utama yang ia temukan di lima kecamatan daerah pemilihannya adalah keterlambatan pengangkutan sampah.
Hal ini disampaikan melalui wawancara dalam program Parlemen Update di kanal YouTube solusimedia.id, yang ditayangkan pada Sabtu, 22 November 2025.
Masalah ini dipicu oleh kekurangan unit kendaraan pengangkut, terutama motor sampah (pukuda), dan minimnya jumlah tenaga kebersihan.
Ia menegaskan bahwa DPRD telah sepakat untuk memprioritaskan anggaran pengadaan armada baru dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2026.
Menurutnya, idealnya, setiap Rukun Warga (RW) di Kota Makassar harus memiliki minimal satu unit pukuda untuk menjamin kebersihan lingkungan dan mengantisipasi masalah penumpukan sampah yang mengakibatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang mengalami kelebihan kapasitas.





