
Melinda juga menekankan tahun ini menjadi momen penting karena TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda karena masing-masing mendapat dana hibah.
“Biasanya tidak semua mendapatkan hibah tiap tahun, tapi tahun ini ada. Proposal yang diajukan harus sesuai dengan program yang ingin dijalankan,” tegasnya.

Melinda ingin memastikan program yang digodok dan dijalankan dari dana hIbah tersebut nantinya dapat maskimal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.
“Ibu camat adalah perpanjangan tangan kami di kelurahan. Kita harus memastikan program ini hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melinda merincikan. dalam bidang ekonomi kreatif, Dekranasda diminta mengumpulkan data kerajinan masyarakat di tiap kelurahan agar potensinya bisa dikembangkan lebih maksimal.
Sementara itu, di sektor pendidikan anak usia dini, ia ingin program PAUD negeri berstandar internasional juga menyentuh 10 kecamatan lainnya.
“Karena kita sudah ada lima PAUD di lima kecamatan,”pungkasnya.
Sebagai penutup, Melinda menegaskan pentingnya sinkronisasi program dari TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD dalam menangani isu stunting di Kota Makassar.





