MakassarNews

Bahas Rencana Kerja 2025, TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Gelar Diskusi Bersama

Melinda juga menekankan tahun ini menjadi momen penting karena TP PKK, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda karena masing-masing mendapat dana hibah.

“Biasanya tidak semua mendapatkan hibah tiap tahun, tapi tahun ini ada. Proposal yang diajukan harus sesuai dengan program yang ingin dijalankan,” tegasnya.

Bahas Rencana Kerja 2025, TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Gelar Diskusi Bersama

Melinda ingin memastikan program yang digodok dan dijalankan dari dana hIbah tersebut nantinya dapat maskimal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Ibu camat adalah perpanjangan tangan kami di kelurahan. Kita harus memastikan program ini hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  Jelajah Sampah di Manggala Kumpulkan 17 Kilogram Sampah, DLH Resmi Luncurkan Sentra Tukar Sampah

Melinda merincikan. dalam bidang ekonomi kreatif, Dekranasda diminta mengumpulkan data kerajinan masyarakat di tiap kelurahan agar potensinya bisa dikembangkan lebih maksimal.

Sementara itu, di sektor pendidikan anak usia dini, ia ingin program PAUD negeri berstandar internasional juga menyentuh 10 kecamatan lainnya.

“Karena kita sudah ada lima PAUD di lima kecamatan,”pungkasnya.

Sebagai penutup, Melinda menegaskan pentingnya sinkronisasi program dari TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD dalam menangani isu stunting di Kota Makassar.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Tawarkan Lokasi Pedagang Losari, CFD Panakkukang, Sudirman & MNEK

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button