
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang responsif.
Melalui Satuan Tugas (Satgas) Drainase, tim bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi LONTARA+, yang mengeluhkan kondisi drainase kritis di Jalan Beruang Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
Aksi ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Kota Makassar, untuk mengantisipasi banjir dan genangan air menjelang musim penghujan.
Aduan mengenai penyumbatan drainase di Jalan Beruang pertama kali tercatat dalam sistem LONTARA+, super apps layanan publik milik Pemkot Makassar.
Warga yang melaporkan (tertera sebagai ‘Mur’) menyampaikan urgensi pengerukan, mengingat lokasi tersebut (termasuk kawasan sekitar Jl. Macan) jarang tersentuh pengerukan sedimen.
Mereka juga menyoroti kondisi drainase yang “sangat memprihatinkan dikarenakan tebalnya lumpur dan banyaknya sampah,” yang berisiko menyebabkan genangan saat hujan deras.
Merespons laporan tersebut, Satgas Drainase Dinas PU Kota Makassar segera turun ke lokasi. Petugas terlihat membongkar tutup saluran dan melakukan normalisasi drainase dengan cara pengerukan sedimen lumpur dan sampah yang menumpuk.





