
Pemerintah Kota Makassar sendiri terus menggencarkan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya kepada calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga dengan balita. Program ini dilaksanakan secara terpadu melalui Posyandu, Puskesmas, serta kader kesehatan di tingkat kelurahan.
Selain itu, pemanfaatan data by name by address (BNBA) terus dioptimalkan untuk memastikan intervensi program tepat sasaran. Data ini juga menjadi instrumen penting dalam proses monitoring dan evaluasi.
Diharapkan, melalui rapat koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan memiliki kesadaran kolektif dan langkah yang seirama dalam upaya percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan dan berdampak nyata untuk masyarakat.
(*)





