
“Dengan semangat Kartini, mari kita jadikan perempuan Makassar sebagai pelopor kemandirian finansial, yang cerdas secara digital dan tangguh secara ekonomi,” ucapnya.
Melinda berharap melalui kegiatan ini, para pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar dapat menjadi agen literasi digital dan keuangan di lingkungan masing-masing, sekaligus menjadi contoh nyata pemberdayaan perempuan di era digital.

“Dengan semangat kolaboratif dan dukungan semua pihak, literasi digital dan keuangan di kalangan perempuan Makassar diharapkan terus meningkat, demi terwujudnya keluarga yang mandiri secara ekonomi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, Rizky Shantika Putri selaku Manajer Bank Indonesia Cabang Provinsi Sulsel menyampaikan sejumlah materi menarik.
Mulai dari penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang cepat, mudah, dan aman. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan program PeKA (Pemberdayaan Ekonomi Keluarga) serta kampanye CBP Rupiah (Cinta, Bangga, Paham Rupiah).
“Kami berharap perempuan dapat semakin aktif memanfaatkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal keuangan. Berbagai program ini dirancang untuk mendukung, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga,” ungkapnya





