
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Semangat untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang benar-benar ramah anak kembali digaungkan melalui pelaksanaan verifikasi hybrid Kota Layak Anak (KLA).
Inisiatif ini digerakkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan menjadi ajang penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menunjukkan sinergi dalam menjamin hak-hak anak di kota ini.
Acara pembukaan berlangsung di Ruang Sipakalebbi, Kantor Wali Kota Makassar, yang ditetapkan sebagai titik utama pertemuan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Makassar membuka kegiatan secara resmi, disaksikan oleh perwakilan berbagai unsur dari jajaran OPD, Forkopimda, NGO yang peduli terhadap isu anak, hingga masyarakat sipil yang turut mengambil peran dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi generasi muda.
Verifikasi kali ini merupakan tahap lanjutan dari evaluasi mandiri yang telah lebih dulu dilaksanakan.
Evaluasi tersebut mencakup lima klaster utama pemenuhan hak anak, mulai dari penguatan kelembagaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Hasilnya kemudian dibawa ke level penilaian hybrid memadukan kehadiran fisik dan virtual dengan pengawasan langsung dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui Zoom Meeting.
Sebagai bagian dari proses ini, dilakukan penilaian terhadap 11 layanan publik yang telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan anak, serta penilaian lapangan melalui virtual tour ke 11 layanan ramah anak. Layanan tersebut meliputi:
1. Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA)
2. Taman Hasanuddin Ruang Bermain Ramah Anak
3. Satuan Pendidikan Ramah Anak
4. Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak
5. Rumah Ibadah Ramah Anak
6. Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA)
7. Taman Asuh Ramah Anak
8. Shelter Warga Kota Makassar
9. Forum Anak Makassar
10. dan dua layanan lainnya yang mendukung indikator KLA secara langsung.
11.
Pelaksanaan verifikasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar yaitu MULIA: “Membawa Makassar menjadi Kota yang Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan.”
Langkah ini menegaskan bahwa keterbatasan jarak tidak menjadi penghalang bagi Makassar untuk terus berbenah dan memastikan setiap anak tumbuh di lingkungan yang penuh perlindungan, partisipasi, dan cinta.
Melalui komitmen tersebut, Kota Makassar terus berupaya membangun sistem yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Sebagai informasi, pada tahun 2023, Kota Makassar telah meraih peringkat “Nindya” dalam evaluasi KLA tingkat nasional. Untuk tahun 2025, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen kuat untuk memenuhi seluruh indikator dan meningkatkan kualitas layanan agar dapat meraih peringkat yang lebih tinggi.
(*)





