

“Kami berharap akses pelayanan ini bisa disesuaikan dengan keinginan masyarakat. Khususnya yang bergerak di bidang ekonomi kreatif,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan, Kota Makassar sudah lama dikenal sebagai pusat pengembangan permukiman, perdagangan, jasa, dan industri yang kini terus mengalami perkembangan yang pesat.
Bahkan, sebagai ibu kota Sulsel dan pintu gerbang Indonesia Timur, Appi ingin menjadikan Kota Makassar sebagai living room Indonesia Timur.
Sehingga dalam proses pembangunan, seluruh pihak termasuk swasta dapat berkolaborasi dan turut andil dalam pembangunan di Kota Makassar.
“Kami berharap orang lebih lama stay di Makassar, dan kita lebih berharap lagi spendingnya lebih banyk lagi di kota ini. Kota Makassar ini kota perdagangan dan jasa, kami tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, tapi Makassar terletak di posisi yang sangat strategis,” jelasnya.
Appi mengakui, kondisi Makassar saat ini relatif aman, baik dalam hal keuangan maupun investasi. Sehingga pemerintah kota terbuka menerima berbagai jenis investasi yang dapat mendukung pembangunan kota.
“Kami juga berharap hadirnya Bank CIMB Niaga, menjadi awal kita untuk berkolaborasi bagaimana pemerintah memberikan support dalam dunia perbankan,” tukas Munafri.





