BusinessNewsRegionalRegionalSulawesi

OJK Dorong Inklusi Keuangan di Tiga Kabupaten Provinsi Sulawesi Selatan Melalui Kolaborasi Sektor Jasa Keuangan dan Pemerintah Daerah

Turut memberikan apresiasi dalam sambutan, Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mattoangin, Abdul Haris Nurdinme, menekankan pentingnya pemahaman keuangan syariah bagi para santri sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Ia menyampaikan bahwa santri perlu dibekali pengetahuan yang cukup agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal keuangan.

“Edukasi keuangan syariah sangat penting bagi para santri, bukan hanya untuk bekal pribadi, tetapi juga agar mereka bisa menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam di tengah masyarakat,” ujar pimpinan pondok.

BACA JUGA  OJK Sulselbar Gandeng Pemda Gelar GENCARKAN di Mamasa dan Parepare

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng. Dalam sambutannya saat pelaksanaan kegiatan di Bulukumba juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan, yang dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam mengakses pembiayaan yang legal dan bertanggung jawab untuk pengembangan usaha.

“Kegiatan ini memberikan pembelajaran penting bagi pelaku UMKM agar lebih bijak dalam mengakses kredit. Kami juga mengingatkan agar tetap waspada terhadap tawaran layanan keuangan ilegal yang saat ini marak dan bisa merugikan masyarakat,” ujar Muh. Ali Saleng.

BACA JUGA  Industri Keuangan Non Bank dan Dana Pensiun Sulampua Tumbuh Positif, Premi Asuransi Turun

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button