MakassarNews

DP3A Makassar Terima Audiensi KNPI, Bahas Kolaborasi Program Pemberdayaan dan Perlindungan

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak menerima kunjungan audiensi dari KNPI Kota Makassar pada, Rabu (7/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, KNPI menyampaikan ajakan kerja sama untuk mendukung upaya perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak.

Ajakan tersebut disambut baik oleh Plt Kepala UPTD PPA Makassar, Musmualim, yang menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam program-program yang sejalan.

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama dari KNPI Makassar. Sinergi antara lembaga pemerintah dan organisasi kepemudaan akan memperkuat jangkauan layanan dan edukasi kami kepada masyarakat,” ujar Musmualim dalam pernyataannya.

BACA JUGA  Danny Pomanto Janji Prioritaskan Nakes Jadi P3K Makassar Saat Outbound Dinas Kesehatan

Kerja sama yang ditawarkan mencakup berbagai program, antara lain pendampingan korban kekerasan, edukasi anti bullying di sekolah, serta pemberdayaan perempuan muda dan perempuan prasejahtera di Kota Makassar.

Musmualim menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi), yang menargetkan peningkatan akses pelayanan dan perlindungan bagi perempuan dan anak.

“Apalagi salah satu misi dari pemerintahan Pak Appi selaku Wali Kota Makassar saat ini adalah meningkatkan akses pelayanan dan perlindungan perempuan dan anak,” lanjutnya.

BACA JUGA  DPPPA dan Warga Sinrijala Kolaborasi Bentuk Shelter, Hadirkan Perlindungan dari Akar Rumput

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KNPI Makassar, Nur Iffah Salmi Akbar, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi mitra strategis Pemkot Makassar dalam isu-isu pemberdayaan dan perlindungan kelompok rentan.

“Kami ingin membangun kolaborasi aktif, termasuk dengan UPT PPA dan DP3A, agar perlindungan terhadap anak dan perempuan dapat menjangkau lebih luas, terutama di kalangan muda,” ujar Nur Iffah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan dan pemberdayaan secara komprehensif melalui pendekatan berbasis komunitas dan kepemudaan.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button