
Ia menambahkan, program ini diharapkan bisa menumbuhkan kemandirian ekonomi di tengah komunitas-komunitas perkotaan.
“Kita harapkan ini bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik,” harapnya.

Ia merencanakan pengembangan proyek percontohan di tiga lokasi sebagai tahap awal.
Program ini juga akan diterapkan di berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan kantor-kantor.
“Kita akan coba budidayakan tanaman, termasuk juga peternakan dan perikanan di ruang-ruang sempit. Ini harus kita maksimalkan dengan baik,” ujarnya.
Munafri menargetkan peluncuran resmi program ini dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan setelah tahap perencanaan selesai.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pondok Pesantren Darul Aman Gombara atas dukungannya terhadap program ini.
“Selain sebagai tempat menimba ilmu, para santri juga diajarkan kegiatan wirausaha. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” tutupnya.
Diketahui, Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar menggelar panen raya cabai rawit sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi pesantren.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Buq’atun Mubarakah, H.M. Iqbal Djalil, Lc. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pesantren Gombara telah tumbuh sejak 1991 dan terus berkembang hingga kini.





