

“Kita harus menjadi payung besar bagi pengrajin Makassar. Semua fungsi harus saling terkait, memiliki tujuan yang jelas, capaian yang terukur, dan tidak bekerja sendiri-sendiri. Kita harus punya benang merah yang menghubungkan setiap kegiatan,” ujarnya.
Melinda juga mengajak seluruh peserta untuk memaksimalkan peran mereka demi kemajuan bersama.
Ia berharap ke depan ada kegiatan besar yang benar-benar membina para pengrajin, bahkan sejak dari tahap awal produksi.
“Kita harus lebih tajam dan fokus dalam bekerja. Arah kerja Dekranasda harus jelas, dan hasil karya pengrajin kita harus mampu tampil di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Forum ini, lanjut Melinda, diharapkan menjadi wadah lahirnya gagasan baru dan terobosan program yang berbasis pemberdayaan, kolaborasi, serta inovasi di sektor kerajinan dan industri kreatif.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat. Dekranasda memiliki peran sentral dalam menggali potensi lokal dan membantu pengrajin bersaing secara global.
“Mulai dari pelatihan keterampilan, akses permodalan, hingga digitalisasi pemasaran produk, semua harus kita pikirkan secara menyeluruh agar dampaknya terasa nyata,” katanya.





