
“Kebersihan bukan sekadar tugas pemerintah. Ini tanggung jawab kita semua. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar kebersihan menjadi pondasi dalam pembangunan kota yang sehat dan nyaman,” tambahnya.
Munafri juga menyinggung permasalahan bangunan liar yang berdiri di atas jalur inspeksi kanal, yang kerap menghambat akses kendaraan operasional pembersih kanal.
“Bayangkan, untuk masuk membersihkan kanal saja kendaraan tidak bisa lewat karena adanya bangunan liar di atas jalan inspeksi. Jalan ini jelas milik balai, dan seharusnya tidak boleh ada bangunan di atasnya,” imbuh dia.

Ia menegaskan pentingnya ketertiban dan kesadaran masyarakat terhadap hak kepemilikan lahan dan fungsi jalan inspeksi sebagai bagian dari infrastruktur publik.
Kegiatan ini ditutup dengan kerja bakti bersama membersihkan sampah dan lumpur kanal, serta penataan kawasan pasar yang menjadi titik tumpuan aktivitas warga sehari-hari.
Wali Kota berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dan berkelanjutan.
“Hari ini menjadi momentum untuk kita merencanakan aksi yang lebih terstruktur dan berdampak lebih besar ke depannya,” pungkas Munafri.





