MakassarNewsWoman

Pokja I TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Bahas Kewajiban Menuntut Ilmu dan Cinta Al-Qur’an

“Ilmu akan dipertanggungjawabkan, karena itu penting bagi ibu camat, lurah, dan pengurus PKK untuk terus belajar agar dapat menjadi contoh serta penggerak pemberdayaan kelurga di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Pokja I TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Bahas Kewajiban Menuntut Ilmu dan Cinta Al-Qur’an

Untuk itu, Melinda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan seperti ini sebagai momentum meningkatkan kualitas diri dan memperkuat keimanan.

“Semoga yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT, dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Kajian ini menghadirkan dua pemateri, yakni Uztad Musaffir dan Ustadzah Astary Resmayanti. Uztad Musaffir membuka sesi kajian dengan membahas makna dan pentingnya menuntut ilmu dalam Islam.

BACA JUGA  Pemuda Kaltim Tunjukkan Prestasi Gemilang di Ajang Kreativitas Nasional 2024

Menurutnya, ilmu bukan hanya dibutuhkan dalam urusan agama, tetapi juga dalam kehidupan berumah tangga dan bermasyarakat. Bahkan, menjadi seorang istri dan ibu pun membutuhkan ilmu agar mampu menjalankan peran dengan bijak dan benar.

“Ibu-ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Maka jika seorang ibu berilmu, insyaAllah anak-anaknya juga akan tumbuh menjadi insan yang cerdas dan berakhlak,” ujar Uztad Musaffir.

Selanjutnya, Ustadzah Astary Resmayanti membawakan materi tentang kecintaan terhadap Al-Qur’an yang diawali dengan mengenal huruf-huruf hijaiyah dan memahami tajwid sebagai landasan utama membaca Al-Qur’an dengan benar.

BACA JUGA  Jaga Silaturahmi, Munafri Arifuddin Undang Teman Lama untuk Berbuka Puasa Bersama

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button