

Peluncuran tersebut akan menjadi momen penting karena akan dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat, bahkan ada kemungkinan Presiden Republik Indonesia turut serta dalam peresmian tersebut.
“Untuk tahap awal, Sekolah Rakyat yang akan dimulai tahun ini akan membuka enam rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP, dengan total kuota sebanyak 150 siswa,” tuturnya.
“Adapun untuk jenjang SD, masih dalam tahap perencanaan dan belum dibuka tahun ini,” lanjutanya.
Hadirnya Sekolah karena salah satu siswa bernama Naila, yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena kondisi tempat tinggalnya, juga akan menjadi bagian dari peluncuran ini.
Rencananya akan disatukan oleh Presiden dengan siswa-siswa lain dari wilayah berbeda sebagai simbol nasionalisasi program.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Alam menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung program Sekolah Rakyat, termasuk membantu penyediaan hunian layak untuk keluarga Naila.
“Kami juga ingin menyampaikan bahwa Pak Wali sudah bekerja nyata, bahkan telah menyiapkan lokasi lahan rumah untuk Naila,” jelasnya.





