
Namun demikian, pihak Sentra Wirajaya, Nur Alam mengingatkan bahwa di balik kasus Naila, masih banyak anak-anak lain di Makassar yang hidup dalam kondisi lebih memprihatinkan namun belum terekspos.
“Kasus Naila menjadi sorotan karena viral, tapi kita perlu jaga agar proses seleksi dan bantuan tetap proporsional dan berdasarkan kebutuhan sesungguhnya. Banyak anak lain yang kondisinya lebih parah, dan perlu perhatian yang sama,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi salah satu terobosan progresif Presiden Prabowo Subinato lewat Kementerian Sosial yang menggandeng pemerintah daerah untuk menjangkau anak-anak yang kurang mampu dari sistem pendidikan formal.
“Melalui skema ini, siswa dari latar belakang kurang mampu diberikan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya, dengan dukungan pendampingan sosial dan bantuan logistik,” ujar Appi.
Pemkot Makassar menyambut positif kolaborasi ini dan akan terus memberikan dukungan dalam aspek teknis maupun sosial.
“Diharapkan, Sekolah Rakyat menjadi pintu masuk bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” harap Munafri.





