
Menurutnya, amanah baru ini harus dijalani dengan kesungguhan dan tanggung jawab, mengingat kepercayaan yang telah diberikan oleh negara dan masyarakat.
Wali Kota menekankan pentingnya profesionalisme dengan menjaga etika kerja, memisahkan urusan pribadi dari pekerjaan, serta memanfaatkan fasilitas pendukung seperti ruang penitipan anak untuk menunjang kenyamanan dan produktivitas, khususnya bagi pegawai perempuan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus diberikan secara inklusif dan responsif.
Tidak boleh ada diskriminasi dalam melayani masyarakat, terlepas dari latar belakang atau pilihan pribadi warga.
Menurutnya, pemerintah hadir untuk seluruh rakyat, dan setiap pegawai harus menunjukkan sikap terbuka, adil, serta siap membantu tanpa pandang bulu.
Munafri juga menegaskan bahwa seluruh PPPK yang lulus merupakan hasil seleksi murni berbasis kemampuan masing-masing, tanpa intervensi pihak mana pun.
Ia berharap pengangkatan ini menjadi awal dari pengabdian yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan pentingnya tanggung jawab dan integritas sebagai garda terdepan dalam melayani publik.





