
Lebih jauh, Faisal menjelaskan , selain sebagai event tahunan , Food Voyage juga merupakan showcase dari proses pendidikan yang berorientasi pada dunia industri.

Ia menyebut acara ini sebagai bukti bahwa mahasiswa kami sedang berada di jalur yang tepat menuju profesionalisme dan kapabilitas tinggi di bidang seni kuliner.
Dengan alur panjang yang dilalui mahasiswa dari koordinasi tim , menyusun narasi setiap hidangan, mengatur alur pelayanan, hingga menangani kendala teknis di lapangan merupakan sebuah proses intelektual dan kolaboratif yang panjang.
Demikian seperti disampaikan Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Poltekpar Makassar Syahrial.
“Ini merupakan langkah awal menuju kesuksesan. Mereka sedang belajar membangun relasi dan jaringan, dua hal penting dalam industri pariwisata dan kuliner,” ujarnya.
Tantangan ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat mental dan keterampilan kerja mereka. Food Voyage juga menandai keberhasilan kolaborasi lintas keahlian, khususnya antara Prodi SKU dan berbagai unit pendukung di kampus.

“Kerja sama ini memperkaya pelaksanaan acara sekaligus mengajarkan pentingnya sinergi dalam menciptakan hasil kerja yang maksimal,” ungkapnya.





