
“Kelurahan Pannampu ini kebanggaan kita bersama. Kita fokuskan seluruh sumber daya dan pemikiran untuk memastikan prestasi terbaik,” katanya.
“Ini bukan sekadar persiapan lomba, tapi kita ingin membangun budaya kebersihan yang berkelanjutan, sehingga seluruh kelurahan di Makassar dapat mencontoh standar yang sama,” tambah Munafri.
Wali Kota berlatar politisi itu, juga menyampaikan bahwa Gerakan Jumat Bersih akan rutin dilaksanakan setiap minggu, bergilir di semua kelurahan. Pemkot akan menyiapkan dukungan sarana, termasuk tempat sampah terpilah di setiap rumah warga, serta instalasi biopori dan bank sampah.
Ia menekankan pentingnya memulai dari hal-hal kecil, seperti memilah sampah rumah tangga organik dan non organik. Kebiasaan sederhana inilah yang diyakini bisa menciptakan perubahan besar bagi kebersihan dan kesehatan kota.
“Bersih itu tidak harus mahal. Tapi kebersihan adalah cerminan kepedulian. Dari rumah masing-masing, dari diri sendiri, kita mulai. Kalau semua bergerak, Insyaallah beban TPA akan berkurang dan lingkungan kita lebih sehat,” tegasnya.
Selain aspek kebersihan lingkungan, Jumat Bersih juga dimaknai sebagai manifestasi komitmen Pemkot Makassar membangun integritas dalam tata kelola pemerintahan.





