
Dana pensiun juga menunjukkan peningkatan aset sebesar 6,31 persen, yang menggambarkan pengelolaan dana yang semakin baik dan potensi perlindungan hari tua yang lebih kuat bagi peserta.
Namun demikian, tidak semua sektor mencatatkan pertumbuhan. Total premi yang dihimpun oleh industri perasuransian justru mengalami penurunan signifikan sebesar -37,87 persen.
Penurunan ini menjadi perhatian serius OJK karena dapat mencerminkan turunnya partisipasi masyarakat dalam proteksi keuangan melalui asuransi.
OJK berkomitmen untuk terus memantau perkembangan sektor IKNB, serta mendorong langkah-langkah strategis agar industri ini tetap berjalan sehat.
Edukasi keuangan dan literasi masyarakat terhadap produk-produk IKNB, terutama asuransi dan dana pensiun, dinilai penting agar masyarakat makin memahami manfaat proteksi dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Dengan pengawasan yang intensif dan kebijakan yang mendukung, OJK berharap industri IKNB di Sulampua dapat terus tumbuh dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan inklusif.
(*)





