MakassarNews

Disaksikan Menaker RI, Pemkot Teken MoU dan Buka Peluang Kerja bagi Disabilitas

“Program ini diharapkan tidak hanya membuka lapangan kerja bagi penyandang disabilitas, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang adil dan memberdayakan seluruh warga, tanpa terkecuali,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif antarinstansi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan nasional.

Ia menyebut bahwa modal dan sumber daya ada di berbagai kementerian, bukan hanya di Kemenaker.

“Kementerian Pertanian, ESDM, Pariwisata, hingga Perikanan dan Kelautansemua punya andil besar lewat program strategis nasional. Kita tidak bisa kerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemerintah Pusat Setujui Konsep 'Sombere' Masuk di RPJPD Kota Makassar 2025-2045

BBPVP Makassar, lanjut Yassierli, akan dikembangkan sebagai pusat pelatihan vokasi dan inovasi nasional. Dengan luas mencapai lima hektare, balai ini menjadi simpul pelatihan jangka pendek maksimal enam bulan, khusus untuk kompetensi level moderat.

Serupa dengan balai lain di Serang, Bekasi, Bandung, dan Semarang, BBPVP Makassar disebut punya potensi menjadi yang terdepan dalam mengakselerasi kualitas SDM Indonesia.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button