
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Upaya peningkatan layanan kesehatan terus digalakkan oleh Puskesmas Kaluku Bodoa. Salah satunya melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Persiapan Implementasi Kolaborasi dengan Klinik Pratama serta Tim Pembina Masyarakat Desa (TPMD) yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025, di Aula Puskesmas Kaluku Bodoa.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam pelaksanaan program prioritas kesehatan yang mencakup penanganan Tuberkulosis (TB), Hipertensi, dan Diabetes Melitus (DM).
Rapat dihadiri oleh Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Rudy Lautan, perwakilan dari berbagai klinik pratama di wilayah kerja, serta para koordinator TPMD.
Dalam sambutannya, dr. Rudy Lautan menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mengatasi beban penyakit yang tinggi di masyarakat.
“Ketiga penyakit ini merupakan beban kesehatan utama di masyarakat. Dengan menggabungkan sumber daya Puskesmas, klinik, dan TPMD, kami berharap dapat memperluas jangkauan deteksi dini dan pengobatan,” ujarnya.
Sejumlah agenda dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya adalah pemetaan kasus TB, hipertensi, dan DM di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa, pembentukan mekanisme rujukan yang terpadu antara Puskesmas dan klinik pratama, serta peran TPMD dalam mendampingi pasien dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
Rapat ini juga menyoroti pentingnya penguatan sistem pencatatan dan pelaporan sebagai dasar untuk memantau perkembangan program secara berkelanjutan.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan menjadi lebih terintegrasi dan merata, sehingga mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
(*)





