
Kegiatan ini menjadi bagian dari program ASEAN Cadet Plus, di mana taruna dari berbagai negara sahabat turut serta dalam pelayaran diplomasi ini.
Rangkaian pelayaran dimulai dari Surabaya, kemudian singgah di beberapa titik, termasuk Tarakan, sebelum akhirnya transit terakhir di Kota Makassar dan berakhir di Singapura.
“Nantinya akan digelar promosi kemaritiman kepada masyarakat. Kami akan memperkenalkan apa itu Akademi Angkatan Laut, bagaimana kehidupan taruna,” tuturnya.
Sebagai titik akhir pelayaran sebelum menuju Singapura, Makassar akan menjadi tuan rumah berbagai agenda strategis.
Selain menjadi lokasi transit armada KRI yang membawa para taruna, kota ini juga akan menjadi pusat kegiatan pengenalan TNI AL kepada masyarakat.
“Kami ingin menginspirasi pemuda-pemudi Makassar agar tertarik bergabung menjadi bagian dari kekuatan maritim bangsa,” lanjut Letkol Andi.
Pelayaran KJK 2025 tidak hanya mengedepankan aspek pelatihan dan militer, tetapi juga membawa misi diplomasi budaya dan pertukaran antarbangsa.
Dalam setiap pelabuhan yang disinggahi, para taruna akan melaksanakan diplomasi lunak (soft diplomacy) melalui pertunjukan seni, interaksi masyarakat, dan promosi kebudayaan.





