
Lebih lanjut, Sari mengatakan melalui edukasi kesehatan ini, peserta dapat lebih memahami pentingnya perencanaan kehamilan yang sehat sebagai upaya pencegahan stunting.
“”Stunting bukan cuma masalah nasional, tapi juga jadi tantangan nyata di Kota Makassar. Karena itu, semua pihak perlu ambil bagian sejak dini. Pencegahan sejak masa prakehamilan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak demi masa depan generasi emas,” ujarnya.
Sari juga berharap agar para peserta tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut menjadi penyambung informasi ke masyarakat sekitar. Peran kader dan peserta dinilai sangat strategis dalam menyebarkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut.
“Ilmu yang diperoleh hari ini saya harap bisa diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Kalian adalah perpanjangan tangan dari PKK untuk menyukseskan program-program pemerintah dan TP PKK,” tambahnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber utama, Dr. dr. Wahyuni Saddang, Sp.OG, yang memaparkan materi tentang kesehatan reproduksi dan kesuburan. Ia menjelaskan secara detail mengenai tahapan persiapan fertilitas, program hamil, serta evaluasi kesuburan yang harus diketahui oleh pasangan usia subur.





