
“Ini dampaknya besar terhadap siklus ekonomi, termasuk penerimaan pajak daerah yang pada akhirnya menopang pembangunan infrastruktur kota,” tambah Appi.
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Makassar masih belum memiliki hotel berbintang lima. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu kendala dalam menarik investasi lebih besar.
“Investor melihat kesiapan kita sebelum mereka menanamkan modal. Maka itu, ketersediaan SDM pariwisata berkualitas menjadi krusial. Dan di sinilah peran Poltekpar sangat diharapkan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan program prioritas Pemkot Makassar di sektor sport tourism melalui pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional.
Menurutnya, PSM Makassar sebagai klub legendaris Indonesia seharusnya bisa menjamu pertandingan di kandangnya sendiri dan menjadikan Makassar sebagai bagian dari wajah sepak bola ASEAN.
Dia menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam kurikulum pendidikan, termasuk di lingkungan Poltekpar.
“Saya ingin ini jadi kekuatan pendidikan pariwisata kita. Kita harus membangun SDM yang tidak hanya unggul secara teknis, tapi juga punya karakter dan etika,” tutur Munafri.





