NasionalNews

Wamenkomdigi Bakal Panggil Pimpinan TikTok dan Meta Bahas Fenomena Konten DFK

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR Buntut Aksi Demo DPR RI, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo mengambil tindakan tegas dan akan memanggil pimpinan Tiktok dan Meta Indonesia.

Hal ini dilakukan Angga karena adanya konten provokatif yang beredar pada platform tersebut yang menimbulkan disinformasi, fitnah dan kebencian (DFK).

Maraknya konten yang menyuarakan aspirasi masyarakat namun bersifat provokasi membuat demokrasi di Indonesia melemah, teknologi AI yang banyak disalah gunakan memicu penyimpangan informasi.

Beberapa konten fabrikasi yang dihasilkan oleh AI dan mengandung unsur DFK juga mendapat tempat di media sosial, viral di berbagai media sosial, yang pada akhirnya memicu sentimen negatif. Kerusakan yang ditimbulkan kadang sulit diperbaiki karena publik awam menganggapnya konten tersebut benar.

BACA JUGA  Hadapi Krisis Global, William Lauren Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan Makassar

“Harusnya dengan sistem mereka, mereka juga sudah bisa lihat, oh ini by AI, oh ini enggak benar, oh ini palsu. Harusnya sudah bisa langsung by sistem mereka sudah langsung di-take down,” tutur Angga.

Di sisi lain, ia menegaskan, penghapusan konten alias takedown untuk konten yang jelas-jelas disinformasi, fitnah, dan kebencian bukan bermaksud untuk membungkam dan menghalangi kebebasan berekspresi. Masyarakat tetap bisa menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam koridor yang lebih baik usai mampu mendapatkan informasi yang lebih utuh.

“Di-take down dalam hal ini tolong digarisbawahi ya. Bukan kita mau membungkam atau menghalangi kebebasan berekspresi. Tapi di dalam koridor yang baik, bukan hal yang untuk anarkis, bukan membawa, menggiring sebuah gerakan-gerakan yang sebenarnya enggak ada kan di lapangan,” tandas Angga.

BACA JUGA  OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana PErbankan Syariah di BPRS GP Medan

“Iya (akan memanggil). Saya pribadi, tadi sama Pak Dirjen juga, saya hubungi. Yang pertama, saya sudah hubungi Head TikTok Asia Pasifik, Helena. Saya minta mereka ke Jakarta, kita akan bercerita tentang fenomena ini,” kata Angga Raka di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025),seperti dimuat kompas.com

“Dan kita juga sudah komunikasi dengan TikTok Indonesia,” ucapnya.

Selain TikTok, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga sudah berbicara dengan pihak Meta Indonesia.

Adapun platform X belum berkomunikasi lantaran tidak memiliki kantor di Indonesia.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button