
Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak akan tinggal diam. Ia memerintahkan seluruh aparat penegak hukum untuk menyelidiki aktor intelektual dan pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Saya menduga kita sudah ada indikasi-indikasi, dan kita akan tidak ragu-ragu. Saya tidak ragu-ragu membela rakyat. Saya akan hadapi mafia-mafia yang sekuat apa pun saya hadapi atas nama rakyat,” ujarnya dengan nada tegas.
Presiden juga mengingatkan bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara, namun harus dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum. Tindakan kekerasan dan perusakan justru menjadi ancaman bagi demokrasi itu sendiri.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, empat korban meninggal dalam insiden tersebut adalah, Budi Haryadi (30) – Anggota Satpol PP Kota Makassar, Syaiful (43) Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, yang meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif di RS Grestelina akibat luka parah usai melompat dari lantai empat gedung DPRD.
Muhammad Akbar Basri alias Abay, Fotografer Humas DPRD Makassar, ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di lantai tiga dan Sarinawati – Staf DPRD Makassar, ditemukan tewas bersama Abay di lokasi yang sama.





