MakassarNews

Wali Kota Munafri Ajak Mahasiswa Bangun Kota, Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Saat itu, Munafri sebenarnya ingin menemui massa aksi, namun dicegah sebagian anggota DPRD dengan alasan keamanan. Belum jelas pula apakah massa benar mahasiswa atau kelompok anarko yang menunggangi aksi.

Dalam forum ini, perwakilan BEM lintas kampus memberi klarifikasi. Ketua BEM Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin, Muh Alwi Nur, menegaskan demonstrasi berujung anarkis itu bukan gerakan mahasiswa.

“Itu adalah tindakan oknum yang merusak nama baik Makassar dan mencederai citra gerakan ideal mahasiswa. Kota Makassar sejak dulu dikenal sebagai rahim aktivis bangsa, sehingga kejadian ini harus diusut tuntas,” tegasnya.

BACA JUGA  BPBD Makassar Turunkan TRC Cari Nelayan Hilang di Tengah Gelombang Tinggi

Perwakilan UNM, Ashabul Kahfi, juga memastikan mahasiswanya tidak terlibat. “Kota Makassar adalah kota demokrasi. Namun perlu ditegaskan, pembakaran di Gedung DPRD bukan berasal dari kami. Saat insiden terjadi, mahasiswa kampus kami tidak berada di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Muh Hasmi dari BEM Unismuh menyebut ada pihak yang menunggangi gerakan mahasiswa.

“Tindakan anarkis dan perusakan itu lebih mencerminkan kelompok anarko yang merusak, bukan gerakan mahasiswa,” jelasnya.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button