
Dimana, alternatif lokasi baru. Misalnya, memperluas area Car Free Day (CFD) Panakkukang hingga ke arah mall, sehingga bisa menampung lebih banyak pedagang UMKM.
“Saya harap lapak-lapak di sana bisa dipakai setiap minggu, sehingga Anjungan Losari bisa benar-benar difungsikan sebagai ruang interaksi, bukan tempat berdagang. Sehingga kami siapakan lokasi dipindahkan ke CFD Boulevard,” ungkap Appi.
Munafri juga menyampaikan, Pemkot sedang mengajukan izin penggunaan kawasan Laemena, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Antang. Jika disetujui, area ini akan dibuka sampai pukul 10.00 pagi.
“Dengan titik-titik ini, kita bisa distribusikan aktivitas warga berjualan, baik yang ingin berolahraga, berinteraksi, maupun berjualan, sesuai dengan tempat yang telah ditata,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Munafri menekankan pentingnya kebersamaan dalam proses ini. Pihak Pemkot, berdiskusi dengan pihak lain, untuk mencari jalan keluar.
“Proses penataan ini untuk kebaikan bersama, agar ruang interaksi warga dan aktivitas ekonomi UMKM tetap berjalan dengan tertib dan aman,” tuturnya.
Menurut Munafri, waktu menjadi kunci dalam penataan tersebut. Ia menekankan, setelah seluruh proses berjalan lebih longgar, para pedagang akan mendapatkan lokasi usaha yang lebih baik dan representatif.





