
Ia menambahkan, dengan adanya program Krisan dan Kiat, para kader PKK semakin berperan aktif dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, kuat, dan terlindungi dari ancaman narkoba serta perdagangan orang.
“Ibu-ibu yang hadir di sini jangan hanya berhenti pada sosialisasi ini. Apa yang didapatkan hari ini harus dibawa pulang dan disampaikan kembali kepada keluarga serta lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, narasumber dari Penyuluh Narkoba BNNP Sulsel, Ida Putriani Y. Halide, juga memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan remaja.
“Narkoba tidak mengenal status, usia, maupun jenis kelamin. Siapa saja bisa terjerumus, dan dampaknya dapat merusak masa depan generasi muda. Jadi jagaki keluargata dan wargata,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan memberikan edukasi dan menjadi contoh nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, menyoroti tantangan besar yang dihadapi keluarga saat ini.





