
“Kalau bisa TNI juga ikut diturunkan, supaya tidak terulang lagi,” pinta seorang warga.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, menyatakan pihaknya tengah menyelidiki siapa aktor di balik aksi pembakaran rumah warga.
Aparat gabungan TNI-Polri sudah disiagakan untuk meredam situasi dan menindak tegas pelaku.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga turun langsung ke lokasi. Ia menegaskan pemerintah akan menambah pos pengamanan dan menyalurkan bantuan darurat bagi korban kebakaran.
“Kami prihatin atas musibah ini. Aparat sudah kami minta untuk berjaga ketat agar tidak ada bentrokan susulan,” ujarnya.
Bentrokan di Tallo bukan peristiwa baru. Konflik antar lorong di kawasan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan sering dipicu masalah sepele yang kemudian berkembang menjadi aksi balas dendam berkepanjangan.
Situasi yang “turun-temurun” ini dinilai menjadi akar sulitnya perdamaian di wilayah tersebut.
Hingga kini, suasana di Tallo masih dijaga ketat aparat. Warga berharap ada solusi jangka panjang agar konflik lama ini tidak terus berulang dan menimbulkan korban baru.
(*)





