

Selain menjadi ajang berkompetisi sehat antar-kandidat, pemilihan ini juga melatih siswa dalam berorganisasi, menyampaikan ide, dan mengasah kepedulian sosial.
Dengan praktik langsung, nilai-nilai demokrasi tidak sekadar diajarkan, melainkan benar-benar dipraktikkan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Anggota KPU Sulsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Hasruddin Husain, yang memantau langsung jalannya pemilihan di Kabupaten Gowa, menyampaikan optimisme serupa.
“Melalui pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini dapat menjadi laboratorium siswa-siswi dalam memahami demokrasi dan menjadi pemilih cerdas, serta optimis para siswa-siswi kelak akan dapat meningkatkan partisipasi pemilih,” ungkapnya.
Pemilihan Ketua OSIS serentak ini merupakan program kerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang menggandeng KPU sebagai mitra pendamping.
Dari kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda dengan jiwa kepemimpinan sekaligus kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi, baik sebagai pemilih maupun sebagai pemimpin di masa depan.
(*)





