
“Insya Allah, 5 sampai 10 tahun mendatang, anak-anak inilah yang akan menghiasi panggung sepak bola nasional Indonesia,” lanjut Munafri.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menekankan sistem kompetisi di tanah air yang terlalu banyak memberi ruang bagi pemain asing.
Menurutnya, hal itu berpotensi menghambat kesempatan bagi talenta lokal untuk berkembang.
“Saya sangat peduli dan konsen pada pembinaan sepak bola. Seharunsya, kita memberikan ruang bagi anak-anak kita tumbuh menjadi pemain nasional,” ujarnya.
Selain pembinaan, Munafri juga menyinggung minimnya fasilitas olahraga di Makassar selama ini, khususnya sepak bola.
Oleh sebab itu, ia menegaskan kedepan Pemkot berkomitmen menghadirkan lebih banyak sarana latihan, terutama di Kecamatan Manggala dan Kecamatan lain.
“Kami sadar infrastruktur olahraga masih sangat minim. Ini menjadi komitmen Pemkot Makassar untuk menghadirkan tempat latihan bagi anak-anak kita ke depan,” tuturnya.
“Ke depan kita akan siapkan wadah agar talenta-talenta sepak bola terus tumbuh,” tambah dia.
Munafri juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana, keluarga besar Bahar Muharram, serta keluarga besar Asnawi Mangkualam yang turut berperan dalam penyelenggaraan turnamen ini.





