
Politisi Golkar itu menyebut,sosok Asnawi sebagai inspirasi nyata bagi generasi muda sepak bola Makassar.
“Asnawi Mangkualam adalah contoh nyata. Di usia muda ia sudah melegenda, memperlihatkan talenta luar biasa. Saya berharap anak-anak yang cinta bola bisa mengikuti jejaknya,” ucap Munafri.
Menutup sambutannya, Munafri menitip pesan khusus kepada perangkat pertandingan. Ia meminta wasit memimpin secara adil dan profesional, karena hal itu akan membentuk karakter pemain sejak dini.
“Kalau anak-anak sejak kecil sudah dipertontonkan keputusan yang tidak adil, mereka akan membawa itu sampai besar. Jadi wasit harus adil, biarkan mereka bermain lepas sesuai kemampuan,” pesannya.
Tak lupa, Munafri juga mengingatkan agar pertandingan dijaga dari potensi kericuhan. Menurutnya, kerap kali bukan pemain di lapangan, melainkan penonton yang memicu provokasi.
“Ini adalah pertandingan sepak bola, jangan sampai berubah jadi pertandingan karate. Panitia dan aparat keamanan harus menjaga agar suasana tetap kondusif,” tegasnya
(*)





