
SOLUSIMEDIA.ID,JAKARTA – Upaya serius meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar. Terbaru, lembaga yang menaungi para pelaku UMKM ini melakukan studi tiru ke Dekranasda Provinsi DKI Jakarta, Jumat (3/10/2025). Langkah ini disebut sebagai momentum penting dalam memperkuat jejaring sekaligus membuka jalan bagi produk kerajinan Makassar untuk bisa bersaing lebih luas.
Rombongan dari Makassar dipimpin langsung Wakil Ketua Harian Dekranasda, Dewi Andriani, bersama sejumlah pengurus. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Martiana Debora, Anggota Bidang Pemasaran Dekranasda DKI Jakarta, di kantor pusat Dekranasda Jakarta.
Dalam sambutannya, Martiana menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan emas untuk saling belajar.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Dekranasda Makassar. Ini momentum yang baik untuk berbagi pengalaman dan mempererat kerja sama di bidang kerajinan,” ujarnya.
Ia bahkan mengungkapkan rencana untuk melakukan kunjungan balasan ke Makassar dalam waktu dekat. Menurutnya, produk-produk dari Makassar memiliki ciri khas dan inovasi yang patut dicontoh.
“InsyaAllah, kami juga ingin datang ke Makassar. Produk-produk dari sana punya nilai seni dan kualitas yang tidak kalah dengan kota besar lain,” tambah Martiana.
Sementara itu, Dewi Andriani menyebut bahwa pengalaman yang diperoleh dari DKI Jakarta akan menjadi referensi penting dalam memperkuat strategi pemasaran. Pihaknya ingin belajar bagaimana Jakarta membina UMKM agar produknya bisa menembus pasar nasional hingga internasional.
“Kami ingin melihat langsung pengelolaan program di Dekranasda DKI, terutama soal pembinaan UMKM dan strategi distribusi produk. Semua itu akan kami terapkan sebagai masukan di Makassar,” jelasnya.
Dewi juga menyoroti kualitas produk yang dipamerkan di galeri Dekranasda DKI Jakarta. Dari busana, kerajinan tangan, hingga produk rumah tangga berbahan lokal, semuanya dianggap punya nilai jual tinggi.
“Koleksi di sini sangat beragam dan inovatif. Ini menginspirasi kami untuk terus mendorong perajin Makassar menghasilkan karya yang unggul dan kompetitif,” tambah Dewi.
Dalam diskusi hangat antara kedua pihak, sejumlah poin penting dibahas, mulai dari strategi pemasaran modern, pemberdayaan UMKM berbasis komunitas, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk promosi produk. Tak hanya teori, rombongan juga diajak berkeliling galeri untuk melihat secara langsung bagaimana hasil karya perajin Jakarta dipamerkan dengan konsep yang menarik dan bernilai jual tinggi.
Kegiatan ini menegaskan bahwa kolaborasi antar-Dekranasda bukan sekadar simbolis, tetapi langkah nyata untuk menciptakan UMKM yang tangguh. Dengan sinergi ini, produk kerajinan lokal diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga membuka jalan ke pasar internasional.
Kunjungan Dekranasda Makassar ke Jakarta menjadi titik awal lahirnya kerja sama strategis antar-daerah. Kedua pihak optimistis bahwa kolaborasi ini akan memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kebanggaan terhadap produk-produk lokal Indonesia.(*)





