
“Bapak-ibu yang berinfak dan berzakat di Baznas, inilah hasilnya. Rasi bintang zakat kita sudah berbuah, dan buahnya ada pada santri-santri kita,” tuturnya.
“Nabi Muhammad SAW bahkan menjanjikan pintu surga khusus bagi para penghafal Al-Qur’an. Maka ketika para santri ini masuk ke pintu itu, insya Allah para muzakki (pemberi zakat) juga akan mendapat bagian dari pahala tersebut,” tuturnya, melanjutkan.
Selain fokus pada pendidikan santri, Baznas juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk pelaku usaha kecil dan warga kurang mampu.
Lanjut dia, bahwa ini bukan sekadar urusan santunan, tapi juga bagian dari ikhtiar menumbuhkan kemandirian umat.
“Dana zakat yang dikumpulkan dari ASN, masyarakat umum, hingga pelaku usaha, semuanya kami kelola agar tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Ashar juga menyampaikan bahwa Baznas Kota Makassar turut menyiapkan konsumsi berupa olahan daging kambing yang berasal dari hewan kurban jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, hari ini di kantor Baznas juga sudah tersedia ratusan porsi olahan daging kambing. Itu berasal dari kurban jamaah haji di Mekkah, dan bisa dinikmati bersama masyarakat yang hadir disini,” tukasnya.





