Ia juga mendorong peningkatan riset kolaboratif lintas disiplin serta optimalisasi laboratorium di berbagai Fakultas, melalui wadah terpadu yang memudahkan akses dan efisiensi penggunaan fasilitas riset.
Nurfadhilla, salah seorang Dosen Muda, mengungkapkan apresiasi atas digitalisasi yang telah ditempuh oleh Unhas. Namun masih terdapat tantangan dalam penerapan sistem digitalisasi manajemen data yang dinilai belum efisien, karena proses permintaan data kerap memakan waktu lama.
“Saya berharap adanya pembenahan sistem manajemen data yang lebih transparan, harmonisasi antarFakultas, serta peningkatan sharing resources. Selain itu, distribusi pengajaran perlu ditata kembali, dan sistem penggajian dosen harus disesuaikan secara proporsional dengan status kepegawaian,” kata Fadhilla.
Berbagai masukan ini menjadi catatan kritis bagi para Bakal Calon Rektor Unhas. Dalam pernyataan penutupnya, masing-masing bakal calon Rektor, menegaskan akan menjadikan masukan-masukan tersebut sebagai input untuk penguatan kertas kerja. Sementara Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof. JJ), sebagai Rektor
Petahana mengatakan bahwa, sebagian besar masukan dari Sivitas Akademika telah dimulai pada periode sekarang dan akan dimatangkan dalam rencana pengembangan yang akan dilanjutkan.





