Wali Kota Munafri Resmi Tutup Retret Lurah se-Kota Makassar 2025 di Malino

Olehnya, Munafri menekankan soal tanggung jawab lurah mengontrol kebersihan di wilayahnya. Termasuk, ia meminta lurah memperhatikan kebersihan seluruh saluran tersumbat yang kadang jadi penyebab terjadinya genangan air tinggi saat musim hujan.
“Jangan ada lagi sebutan Makassar kota jorok. Maksimalkan kebersihan yang ada di wilayah masing-masing. Yang menjadi mandat untuk seluruh lurah adalah menyampaikan kepada masyarakat untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, termasuk UMKM. Modalnya cuman dua ember,” ujarnya.
Tidak sampai disitu, meksi sudah berjalan di sejumlah kecamatan, Munafri kembali menyampaikan langsung dihadapan seluruh lurah soal program pengelolaan sampah berorientasi ekonomi sirkular kepada seluruh lurah.
“Saya mau di RT/RW itu proses pengelolaan sampahnya terintegrasi dengan baik. Harus ada teba, biopori, maggot, sama eco-enzyme,” pungkasnya.
Selanjutnya, Munafri menginstruksikan lurah mengontrol aktivitas seluruh UMKM kuliner di kelurahan agar tidak lagi berjualan diatas got atau saluran, serta mengantongi sertifikat laik higienis dan sanitasi (SLHS).
“Saya yakin Bapak Ibu Lurah punya kemampuan untuk mengkomunikasikan ini dengan mereka. Bagaimana kita mau lihat dagangan itu bisa laku dengan baik kalau posisinya sudah jelek,” tegasnya.





